Marquez: Saya Bisa Lebih Cepat

Marc Marquez menilai mesin untuk musim 2017 sedikit lebih mudah dikontrol

Habib Rizieq Dianiaya Kostrad, Itu Hoax

Isu-isu tak jelas kerap bermunculan melalui media sosial maupun pesan berantai. Semalam muncul broadcast menyebutkan Habib Rizieq dianiaya prajurit Kostrad.

FBB Ternyata Dukung Ahok: Jangan Takut Pak !!

Front Betawi Bersatu (FBB) mendeklarasikan dukungan mereka kepada pasangan Basuki T. Purnama (Ahok) dan Djarot Saiful Hidayat.

Presiden Venezuela Menari Salsa Untuk Menghibur Rakyatnya yang Kelaparan

Rakyat Venezuela sedang kekurangan pangan, obat dan juga kesabaran. Presiden mereka, Presiden Nicolas Maduro, melakukan hal yang dimaksudkan untuk menghibur rakyatnya, yakni dengan menari salsa.

Ternyata Aksi Penolakan Kampanye Ahok-Djarot Terorganisir

"Kita punya dokumentasi, orang yang sama sudah terorganisir. Kami minta ke KPUD dan Polisi tegas. Basuki-Djarot diterima kok di masyarakat. Kenapa mereka jegal?"

Saturday, 2 April 2016

Siap-siap Pak, PDAM Tirta Arut Melakukakn Pengurasan April Ini



Keluhan masyarakat terkait keruhnya air pasokan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Arut, Pangkalan Bun, Kotawaringin Barat (Kobar) diakui oleh Direktur PDAM Tirta Arut Pangkalan Bun Sapriansyah. 

Menurutnya karena itulah pihaknya berniat melakukan pengusasan total air baku yang dialirkan ke pelanggan. 

"Namun rencana pengurasan air yang berada di pengolahan dan di dalam pipa beberapa kali tertunda akibat padamnya aliran lisrik beberapa waktu lalu," jelas Sapriansyah, Jumat (1/4/2016).

Ia menjelaskan, karena pihak PLN telah memberikan pernyataan pasca 5 April defisit listrik akan teratasi dengan datangnya 10 unit mesin diesel listrik, maka pengurasan air itu akan dilakukan kembali.

"Sekitar pertengahan April kegiatan pengurasan total itu akan dilakukan. Karena itu kita harus benar-benar memastikan aliran listrik tidak ada pemadaman. Bila pemadaman terjadi saat air di pengolahan dan pipa dikuras, maka pelanggan kemungkinan bakal tidak mendapatkan air selama satu hingga dua hari," jelasnya.

Tetapi, lanjutnya, untuk pengurasan di bak-bak penampungan di pengolahan air saat ini mulai dikerjakan pihaknya. 

"Karena kita ada beberapa bak, maka bak yang dianggap paling keruh airnya, maka kita  bersihkan dan diganti dengan air baru. Keruhnya air tersebut, seperti yang pernah kita jelaskan beberapa waktu lalu, akibat gagalnya pengolahan dan pembersihan air saat listrik padam mendadak," jelasnya. (WAHYU KRIDA/m)
 
(Sumber: www.borneonews.co.id)

Listrik Hidup-Mati, Pelanggan Nakal di Kobar 1266? Ck, ck, ck

Defisit daya listrik, masih jadi persoalan serius di Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar). Defisit setrum masih berkisar sekitar 3 - 4,6 megawatt (MW) tiap harinya. 


(www.jawapos.com)
Selain diakibatkan berkurangnya kemampuan produksi pembangkit pemasok daya listrik Perusahaan Listrik Negara (PLN), krisis daya listrik ini juga disebabkan oleh ulah para pelanggan listrik yang nakal. 

Jumlah pelanggan PLN yang memakai daya listrik di luar ketentuan kontrak diperkirakan lebih dari 1.266 pelanggan.

Manager PLN Rayon Pangkalan Bun, Purwanto mengungkapkan, operasi penertiban terhadap para pelanggan nakal telah pihaknya lakukan, bekerjasama dengan pihak kepolisian. Namun karena keterbatasan petugas dan adanya bentrok dengan pelanggan di lapangan, maka penertiban itu sulit ditargetkan kapan akan selesai. 

“Sesuai aturan. Akan kita sanksi berupa pembayaran biaya penertiban (P1) dan distandarkan sesuai daya kontraknya,” ujar Purwanto, Minggu (27/3).

Dari pantauan PLN, pelanggan PLN yang melakukan praktek manipulasi daya listrik di luar kontrak diperkirakan lebih dari 1.266 pelanggan. 

Karena bukan hanya pada pelanggan pemakaian maksimum saja. Melainkan juga pemakaian minimum, jam nyala tinggi, dan jam nyala minimum. “Semua itu tergabung dalam daftar pelanggan perlu diperhatikan (DLPD). Termasuk pelanggan prabayar.” (RD/B-12)

Apakah PLN akan Menepati Janjinya Kepada Warga Pangkalan Bun?

(www.riaulive.com)

Janji Perusahaan Listrik Negara (PLN) Rayon Pangkalan Bun Kotawaringin Barat (Kobar) mengatasi defisit listrik pada 5 April 2016 benar-benar ditunggu warga. 

Dalam aksi demo warga pada 21 Maret 2016, pihak PLN meminta waktu hingga tanggal itu bisa melakukan upaya guna mengatasi defisit tenaga listrik. Caranya mendatangkan 10 unit mesin diesel berkekuatan 5,6 megawatt (MW) dari Kabupaten Kotim yang terpasang di PLTD Kumai.

Halimah, 40, warga Jalan Bhayangkara, Kelurahan Madurejo, berharap agar janji PLN akan mengatasi kekurangan daya listri benar-benar terealisasi. “Jika listrik selalu byar pet, sangat mengganggu pekerjaan kami. Belum lagi peralatan elektronik rusak saat terjadinya pemadaman listrik mendadak," jelas pengusaha kecil yang bergerak di bidang pembuatan kue itu.

Hal serupa juga disampaikan  Heri, 29, warga Jalan HM Rafii yang berprofesi sebagai editor video. Menurutnya, bila listrik selalu byar pet, ia banyak menderita kerugian. 

"Salah satu kerugian akibat padamnya listrik secara mendadak yang saya alami adalah kerusakan data pada perangkat komputer yaitu hard disk. Data berupa video pernikahan milik klien yang sebenarnya sudah selesai dikerjakan hilang total, lantaran rusaknya hard disk," ujarnya kepada Borneonews, Sabtu (2/4/2016).

Beruntung saat itu ia masih mempunyai backup file video mentah hasil syuting pernikahan yang berada di hard disk eksternal. 

"Namun tetap saja kita harus mengerjakan kembali editan video tersebut dari awal. mana deadline penyerahan video pernikahan tersebut sudah mepet. Terpaksa saya kebut pekerjaan agar selesai tepat waktu. Belum lagi kerugian lainnya berupa harddisk yang rusak," keluhnya.

Ia berharap agar janji PLN tersebut benar-benar terealisasi dan tidak sekadar omongan pemanis saja, ketika di demo massa. “Janji tersebut telah kami catat dan tunggu. Kami berharap PLN berkomitmen tinggi terhadap janji yang telah diucapkannya," pungkas Heri.(WAHYU KRIDA/m)
Sumber: www.borneonews.co.id

MOTOGP NEWZ

Mored